news
Dalam Rangka memperingati Hari Anak Nasional yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kota Bengkulu.
1. Juara 1 Lomba Mading 3D yaitu : Deana Beatris, Mario YesayaTambunan dan Rheivinechristi
2. Juara 1 Lomba Catur yaitu :Fleminggo Kevin
3. Juara 1 Lomba Baca Puisi yaitu :Vera Orlencia Bako
Sebelum muncul tiga pasang kandidat ketua dan wakil pengurus OSIS periode 2018/2019, terlebih dulu diadakan tes tertulis pada tanggal 8 Oktober 2018 bagi siswa-siswi yang berminat menjadi pengurus OSIS. Siswa-siswi yang lulus tes tertulis mengikuti tes wawancara tanggal 10 Oktober 2018. Calon pengurus terpilih diumumkan pada tanggal 11 Oktober 2018. Selanjutnya kandidat ketua dan wakil pengurus OSIS periode 2018/2019 melakukan sosialisasi program ke kelas-kelas.
LKTA atau Latihan Kepemimpinan Tingkat Atas adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini diberikan kepada pengurus OSIS yang baru agar memiliki wawasan luas tentang kepemimpinan dalam Organisasi Intra Sekolah (OSIS). Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun ketika pengurus OSIS yang baru telah terpilih.
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Sint Carolus Bengkulu periode 2017/2018 di bawah kepemimpinan Abrial Jala Nanda memasuki masa akhir jabatan pada bulan Oktober 2018. Selama satu tahun pengurus OSIS Periode 2017/2018 telah melaksanakan program kerja dengan baik. Program kerja tersebut mendukung program kerja sekolah, antara lain kegiatan Carolus Day, Natal, Tahun Baru dan Ultah Sekolah, Bazar, Menegakkan kedisiplinan siswa, pentas seni, pelepasan kelas XII, bakti sosial, dll.
“Setiap tanggal 4 November 2010 Gereja memperingati Santo Carolus Borromeus, seorang Santo yang mengabdikan hidupnya untuk membangun seminari-seminari, sekolah serta rumah sakit. Dilahirkan di dalam keluarga terpandang serta memiliki paman seorang Paus, Carolus kecil bercita-cita menjadi pastor yang baik. Pada masanya, ketika komunitas Protestan baru saja lahir, anak dari bangsawan bernama Gilbert Borromeus dan Margareth Medici ini merasa sedih karena banyak orang tidak percaya pada Sakramen Ekaristi dan sakramen-sakramen lainnya.”
Itulah cuplikan riwayat hidup Santo Carolus Borromeus, Santo pelindung sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Tarakanita, termasuk SMA Sint Carolus Bengkulu.